Apakah yang dilakukan Sayyidatu 'Aisyah r.a sebelum tidurnya??
Diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW., sesungguhnya beliau bersabda kepada Aisyah r.a :"Hai Aisyah, janganlah engkau tidur sebelum engkau mengerjakan empat hal:
1. Mengkhatamkan Al-Qur'an
2. Menjadikan para nabi mau memberi syafaat di hari kiamat
3. Membuat semua muslimin ridha kepadamu
4. Mengerjakan haji dan umrah
Beliau kemudian mengerjakan shalat, dan aku ('Aisyah r.a ) tetap berada di atas ranjangku, sehingga beliau menyelesaikan shalatnya. Aisyah lalu berkata : "Ya Rasululloh, ayah dan ibuku menjadi tebusannya. Engkau telah memerintahkan aku mengerjakan empat hal. Tetapi saat itu aku tidak sanggup mengerjakannya."
Rasululloh SAW tersenyum dan bersabda: "Apabila engkau membaca "Surat Al-Ikhlas" tiga kali, maka seakan-akan engkau telah menghatamkan Al-Qur'an.
Apabila engkau membaca Sholawat kepadaku dan kepada nabi sebelumku:
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad-hamba-Mu, Nabi-Mu, dan Rasul-Mu, Nabi yang ummi; juga atas keluarganya, isteri-isterinya, dan ketu-runannya, sebanyak jumlah makhluk-Mu, sebanyak keridhaan diri-Mu, sebanyak perhiasan Arsy-Mu, dan sebanyak tinta kalimat-Mu.”
atau
,maka kami akan memberimu syafaat kepadamu kelak di hari kiamat.
Apabila engkau memohonkan ampun untuk orang-orang mukmin:
"Ya Tuhan kami, berilah ampunan untukku dan
kedua ibu bapakku serta orang-orang mukmin yang laki-laki dan perempuan
pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS. Ibrahim: 41)
,maka mereka seluruhnya ridha kepadamu, dan apabila engkau membaca 'Subhanalloohi wal hamdulillaahi walaa ilaaha illalloohu walloohu akbar', maka engkau telah beribadah haji dan umroh." (Tafsir Al-Hanafi)
Apabila engkau membaca Sholawat kepadaku dan kepada nabi sebelumku:
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas Muhammad-hamba-Mu, Nabi-Mu, dan Rasul-Mu, Nabi yang ummi; juga atas keluarganya, isteri-isterinya, dan ketu-runannya, sebanyak jumlah makhluk-Mu, sebanyak keridhaan diri-Mu, sebanyak perhiasan Arsy-Mu, dan sebanyak tinta kalimat-Mu.”
atau
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat, berkah, dan rahmat-Mu kepada
Muuhammad-hamba, Nabi, dan utusan-Mu; Nabi yang ummi, penghulu para
rasul, imam orang-orang yang bertakwa, dan penutup para Nabi; Imam
kebaikan dan panglima kebaikan, serta rasul rahmat, juga kepada
isteri-isterinya, ibu kaum beriman, dan kepada keturunan dan Ahli
Baitnya; kepada keluarga dan para sahabatnya, para penolong dan para
pe-ngikutnya, serta umat dan para pencintanya-sebagaimana Engkau telah
melimpahkan shalawat, berkah, rahmat kepada Ibrahim dan keluarga
Ibrahim. Di alam raya ini sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha
Mulia.
Limpahkanlah
pula shalawat, berkah, dan rahmat atas kami bersama mereka, dengan
shalauwat-Mu yang paling utama dan berkah-Mu yang paling suci; selama
orang-orang yang ingat menyebut nama-Mu dan orang-orang yang lalai
melupakan-Mu; sebanyak jumlah yang genap dan yang ganjil; sebanyak
jumlah kalimat-Mu yang sem-purna dan diberkahi; dan sebanyak jumlah
makhluk-Mu, keridhaan diri-Mu, perhiasan arsy-Mu, dan
tintakalimat-Mu–shalawat yang kekal sekekal diri-Mu.
Ya
Allah, bangkitkanlah dia pada Hari Kiamat kelak pada derajat kedudukan
yang terpuji, yang diinginkan oleh orang-orang dulu maupun orang-orang
setelahnya; tem-patkanlah dia pada tempat yang dekat dengan-Mu pada
Hari Kiamat; perkenankanlah syafaatnya yang besar; angkatlah derajatnya
yang tinggi; dan berikanlah ke-padanya semua permintaannya di akhirat
dan di dunia, sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada Ibrahim dan
Musa.
Ya Allah, jadikanlah kecintaannya di dalam kalangan mereka yang disucikan, kasih-sayangnya di kalangan mereka yang didekatkan, dan sebutannya di dalam ka-langan mereka yang ditinggikan. Berikanlah pahala yang setimpal kepadanya dari kami sesuai dengan haknya, dengan sebaik-baik pahala yang Engkau berikan kepada para Nabi dan umatnya. Berikanlah kebaikan kepada semua nabi. Shalawat dari Allah dan kaum Mukmin senantiasa terlimpah kepada Muhammad, Nabi yang ummi. Salam sejahtera tercurah atasmu, duhai Baginda Nabi, serta rahmat Allah, berkah-Nya, ampunan-Nya, dan keridhaan-Nya.
Ya Allah, sampaikanlah salam kami kepadanya, balaslah salam kami olehnya, tetapkanlah pada umat dan ke-turunannya amal perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. Duhai Tuhan semesta alam.”
Ya Allah, jadikanlah kecintaannya di dalam kalangan mereka yang disucikan, kasih-sayangnya di kalangan mereka yang didekatkan, dan sebutannya di dalam ka-langan mereka yang ditinggikan. Berikanlah pahala yang setimpal kepadanya dari kami sesuai dengan haknya, dengan sebaik-baik pahala yang Engkau berikan kepada para Nabi dan umatnya. Berikanlah kebaikan kepada semua nabi. Shalawat dari Allah dan kaum Mukmin senantiasa terlimpah kepada Muhammad, Nabi yang ummi. Salam sejahtera tercurah atasmu, duhai Baginda Nabi, serta rahmat Allah, berkah-Nya, ampunan-Nya, dan keridhaan-Nya.
Ya Allah, sampaikanlah salam kami kepadanya, balaslah salam kami olehnya, tetapkanlah pada umat dan ke-turunannya amal perbuatan yang akan menyenangkan hatinya. Duhai Tuhan semesta alam.”
Apabila engkau memohonkan ampun untuk orang-orang mukmin:
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
,maka mereka seluruhnya ridha kepadamu, dan apabila engkau membaca 'Subhanalloohi wal hamdulillaahi walaa ilaaha illalloohu walloohu akbar', maka engkau telah beribadah haji dan umroh." (Tafsir Al-Hanafi)
No comments:
Post a Comment